
Puthuk Negoro merupakan sebuah kawasan berupa gundukan tanah (punthuk) yang terletak di Dusun Bendosari, Kecamatan Prambanan. Kawasan ini menjadi salah satu titik ruang publik desa yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan sosial, serta dimanfaatkan sebagai bagian dari pengembangan desa wisata berbasis masyarakat.
Sejarah & Latar Belakang
Puthuk Negoro mulai dikelola sejak tahun 2019. Sebelumnya merupakan tegalan dengan vegetasi pohon mahoni dan durian. Menurut penuturan masyarakat, gundukan tanah ini terbentuk dari urukan pada masa kolonial Belanda yang membentuk bukit kecil dan disisakan sebagai 'tetenger' (penanda sejarah). Dikelola oleh tokoh desa: Pak Sujarwoko, Mas Aan (ketua 2019-2021), dan Pak Sihono (sejak 2021). Di kawasan ini terdapat Mushola Siti Inggil yang berkaitan dengan konsep Pathok Negoro Kesultanan Yogyakarta.
Filosofi Nama dan Makna
Ruang luhur penghubung sejarah masa lalu, spiritualitas melalui Mushola Siti Inggil, serta kelestarian alam perbukitan desa.
Kiprah & Kegiatan
Fasilitas mencakup gazebo (2019), Mushola Siti Inggil, kamar mandi umum, pendopo seni budaya berukuran 10 × 14 meter (2024), serta pementasan kesenian gamelan Puspa Laras dalam rangkaian Village Tour Kampung Kebaya.